Satpol PP TTU Libatkan 32 Personel Dalam Pengamanan Perayaan Natal 2025

Kefamenanu – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melibatkan 32 personel dalam pelaksanaan pengamanan (PAM) Perayaan Natal Tahun 2025. Pengamanan dilakukan di lima gereja yang melaksanakan ibadah Natal di wilayah Kota Kefamenanu dan sekitarnya.

Pelaksanaan PAM ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal berjalan aman, tertib, dan kondusif, sejalan dengan Tema Natal Nasional 2025, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga.”

Adapun lima gereja yang menjadi fokus pengamanan Satpol PP TTU, yaitu:
Gereja Paroki Santo Antonius Padua Sasi, 
Gereja GMIT Petra Kefamenanu, Gereja Paroki Santo Yohanes Pemandi Naesleu, Gereja GMIT Emanuel Kefamenanu dan Gereja Paroki Santa Theresia Kefamenanu. 

Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten TTU, Drs. Hany Hutubessy menegaskan bahwa pengamanan Natal merupakan bagian dari tugas penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum), sekaligus bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Pengamanan Perayaan Natal ini merupakan bagian dari penyelenggaraan Trantibum yang menjadi tugas Satpol PP. Kami hadir untuk memastikan umat dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Hal ini sejalan dengan Tema Natal 2025, Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga, di mana negara melalui pemerintah daerah ikut hadir memberikan rasa aman bagi setiap keluarga dan umat yang merayakan Natal,” tegasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan PAM Natal dilakukan dengan pendekatan humanis, persuasif, dan mengedepankan pelayanan, agar suasana perayaan Natal benar-benar mencerminkan nilai kasih, damai, dan persaudaraan.
Selama pelaksanaan PAM Natal, personel Satpol PP disiagakan di area sekitar gereja, serta melakukan pengaturan ketertiban di lingkungan sekitar lokasi ibadah. Satpol PP TTU juga berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya guna menjaga stabilitas keamanan selama perayaan Natal.
Selain melaksanakan pengamanan Perayaan Natal, personel Satpol PP Kabupaten Timor Tengah Utara juga tergabung dalam Operasi Lilin Turangga Tahun 2025. Operasi pengamanan terpadu ini dilaksanakan mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya bersama dalam mengamankan rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru.

Keterlibatan Satpol PP dalam Operasi Lilin Turangga 2025 merupakan bentuk sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat di titik-titik keramaian, pusat aktivitas publik, serta lokasi strategis selama masa libur akhir tahun.

Melalui pelaksanaan PAM Natal dan keterlibatan aktif dalam Operasi Lilin Turangga 2025, Plt. Kasat Pol PP berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama Perayaan Natal dan Tahun Baru dapat tetap terjaga, aman, tertib, dan kondusif, serta semakin memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.
(ISNO)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lanjutan Operasi PEKAT : Lima Kos Disisir, Situasi Kondusif — Satu Penghuni Tanpa KTP dan Temuan Barang Milik Pemerintah

Kesbangpol TTU Gagas Operasi Gabungan Pekat dan Sosialisasi HIV/AIDS, Penghuni Kos-kosan Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Hadapi Pedagang Pasar Baru, Satpol PP Kab. TTU tetap ambil langkah persuasif