Kesbangpol TTU Gagas Operasi Gabungan Pekat dan Sosialisasi HIV/AIDS, Penghuni Kos-kosan Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Kefamenanu – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Timor Tengah Utara menginisiasi Operasi Gabungan Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dirangkaikan dengan sosialisasi HIV/AIDS, Kamis malam (13/11). Kegiatan lintas sektor ini melibatkan Satpol PP, Polres TTU, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas P3A, Kecamatan Kota Kefamenanu, serta tenaga kesehatan dari PKM Sasi.
Operasi dipimpin oleh Plt. Kasat Pol PP, Drs. Hany Hutubessy didampingi Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah, dan turut dihadiri Kaban Kesbangpol, Drs. Thelymitro R. Kapitan selaku penggagas kegiatan.
Operasi menyasar beberapa rumah kos yang mayoritas dihuni para pekerja. Selain pemeriksaan ruang kos dan pendataan penghuni, tim juga melakukan pemeriksaan dokumen identitas seperti KTP untuk memastikan status kependudukan dan kelengkapan administratif para penghuni.
Dalam keterangannya, Kaban Kesbangpol menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melindungi seluruh masyarakat, terutama perempuan yang rentan menjadi korban berbagai bentuk kejahatan dan kerawanan sosial.
“Pemerintah mempunyai kewajiban dalam menjaga semua masyarakat, khususnya para wanita. Karena sebagian besar penghuni kos-kosan adalah perempuan, dan mereka paling rawan menjadi korban tindak kejahatan, maka operasi ini dilakukan untuk meminimalisir segala tindakan yang menjadi penyakit di masyarakat kita,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan Kota Kefamenanu sebagai Kota BerADAT, yakni kota yang Bersih, Agamis, Damai, Aman, dan Tenteram.
“Inilah wujud nyata pemerintah daerah dalam membangun Kota Kefamenanu sebagai kota yang BerADAT—bersih, agamis, damai, aman dan tenteram. Pemerintah harus hadir dan memastikan masyarakat hidup dalam lingkungan yang sehat dan bermartabat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan Kota Kefamenanu sebagai Kota BerADAT, yakni kota yang Bersih, Agamis, Damai, Aman, dan Tenteram.
“Inilah wujud nyata pemerintah daerah dalam membangun Kota Kefamenanu sebagai kota yang BerADAT—bersih, agamis, damai, aman dan tenteram. Pemerintah harus hadir dan memastikan masyarakat hidup dalam lingkungan yang sehat dan bermartabat,” tegasnya.
Sebagai upaya menekan angka penyebaran penyakit menular seksual (PMS), Dinas Kesehatan melalui PKM Sasi juga melakukan tes acak kepada penghuni kos untuk mendukung pendataan dan deteksi dini.
“Untuk menekan angka penyebaran PMS yang sedang didata pemerintah daerah, Dinas Kesehatan melalui PKM Sasi melakukan tes acak sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini,” tambah Kaban Kesbangpol.
“Untuk menekan angka penyebaran PMS yang sedang didata pemerintah daerah, Dinas Kesehatan melalui PKM Sasi melakukan tes acak sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini,” tambah Kaban Kesbangpol.
Selama operasi, tim gabungan melakukan pemeriksaan di sejumlah kos-kosan dan titik rawan ketidaktertiban. Beberapa penghuni kos diperiksa kesehatannya oleh tenaga kesehatan PKM Sasi, sekaligus mendapat edukasi mengenai pencegahan HIV/AIDS serta pentingnya perilaku hidup sehat.
Sementra itu Plt. Kasat Pol PP menegaskan bahwa operasi gabungan ini mengedepankan sinergi antara penegakan aturan, pembinaan, dan pelayanan kesehatan.
“Operasi Pekat ini melibatkan banyak pihak karena persoalan penyakit masyarakat harus ditangani secara komprehensif. Satpol PP fokus pada penegakan perda, dinas sosial pada penanganan sosial, dinas kesehatan pada pemeriksaan kesehatan lapangan, dan Polres mendampingi untuk pengamanan,” ungkapnya.
Operasi berlangsung kondusif dan mendapat apresiasi masyarakat. Pemda TTU memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala, terutama akhir tahun.
(ISNO)
Komentar
Posting Komentar