ASN Satpol PP TTU Ikut Ujian Profiling ASN di Kupang: Perkuat Kompetensi, Integritas, dan Kualitas Pelayanan Publik

Kupang_NTT

Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Timor Tengah Utara bersama pejabat struktural dan fungsional mengikuti Ujian Profiling ASN (ProASN) yang dilaksanakan di UPTD BKN Kupang (9/12/2025). Dari 11 peserta yang dijadwalkan, sebanyak 9 orang hadir, sementara 2 orang lainnya berhalangan hadir karena sakit.

Pelaksanaan Profiling ASN ini bertujuan untuk memetakan potensi, kompetensi, kepribadian, dan integritas ASN secara digital, sehingga menjadi dasar objektif dalam proses pengembangan karier, promosi, mutasi, hingga penyusunan program pelatihan berbasis kebutuhan jabatan. Ujian ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mewujudkan ASN yang profesional, adaptif, dan akuntabel, bukan sekadar pemenuhan syarat kenaikan pangkat.

Pelaksanaan Ujian Profiling ASN ini sejalan dengan sejumlah regulasi nasional, antara lain:
1. UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN
2. Permen PANRB Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan ASN
3. Permen PANRB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN
4. Peraturan BKN Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pengukuran Indeks Profesionalitas ASN
5. Peraturan BKN Nomor 26 Tahun 2019 tentang Penilaian Kompetensi dan Potensi PNS

Kegiatan Profiling ASN ini sangat penting terutama bagi perangkat daerah yang memiliki tugas strategis dalam pelayanan publik, salah satunya Satpol PP yang berada di garis depan penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta penyelenggara ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum).

Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten TTU, Drs. Hany Hutubessy menegaskan bahwa ujian Profiling ASN memiliki peran besar dalam memastikan kualitas SDM yang menjalankan tugas strategis di lapangan.
“Bagi Satpol PP, meningkatkan kualitas pelayanan publik bukan hanya soal hadir di lapangan, tetapi memastikan setiap personel memiliki kompetensi yang terukur. Penegakan Perda dan penyelenggaraan ketenteraman serta ketertiban umum menuntut kemampuan analisis, integritas, dan kedewasaan dalam bertindak. Ujian Profiling ASN ini membantu kami memetakan kemampuan itu secara objektif,” ujarnya.

Menurutnya, pemetaan kompetensi ini menjadi dasar penting bagi pembinaan SDM, perbaikan kinerja, hingga pengembangan karier ASN.
“Dengan hasil profiling ini, kami bisa mengetahui potensi, kekuatan, dan aspek yang perlu dikembangkan dari setiap anggota. Itu penting agar pelayanan kepada masyarakat semakin profesional, dan tindakan penegakan Perda dilakukan secara terukur, tidak emosional, serta sesuai SOP,” jelasnya.

Plt. Kasat Pol PP juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen membangun ASN yang adaptif, kompeten, dan akuntabel.
“Profiling ASN memastikan bahwa SDM Satpol PP yang berada di garda depan penegakan Perda memiliki kompetensi yang memadai demi menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Sementara itu Kasubag Keuangan Satpol PP TTU, Kosmas D.S To, SE memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan yang menurutnya berjalan baik dan sesuai harapan.
“Ujian hari ini berjalan lancar dan aman tanpa kendala berarti. Semua peserta sudah menyiapkan diri dengan baik. Kami berharap kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan agar kemampuan manajerial setiap ASN dapat terukur dan diketahui oleh BKN maupun BKPSDM Kabupaten,” ungkapnya.

Dari sisi teknis, Kasubag PDE Satpol PP TTU, Eny Albesta Tatipata, SE menyoroti bobot dan relevansi soal-soal yang diberikan selama ujian.
“Tes hari ini menyajikan kurang lebih 700 soal, dan semuanya benar-benar menguji nilai BerAKHLAK yang harus dimiliki ASN. Integritas, kolaborasi, serta kemampuan dasar untuk menjadi seorang pemimpin diuji dalam setiap bagian soal. Tes ini sangat baik. Semoga melalui ujian ini para pejabat dapat menjadi pemimpin yang memiliki nilai-nilai dasar yang kuat,” terangnya.

Pelaksanaan Ujian Profiling ASN ini menjadi langkah awal dalam memperkuat profesionalisme aparatur Satpol PP TTU. Melalui pemetaan kompetensi yang lebih terukur, Satpol PP dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memastikan penegakan perda berjalan efektif, serta menjaga ketenteraman dan ketertiban umum secara lebih profesional, adaptif, dan berintegritas.

(ISNO)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lanjutan Operasi PEKAT : Lima Kos Disisir, Situasi Kondusif — Satu Penghuni Tanpa KTP dan Temuan Barang Milik Pemerintah

Kesbangpol TTU Gagas Operasi Gabungan Pekat dan Sosialisasi HIV/AIDS, Penghuni Kos-kosan Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Hadapi Pedagang Pasar Baru, Satpol PP Kab. TTU tetap ambil langkah persuasif